Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam

Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam - Rekan-rekan semua kali ini admin akan membagikan informasi mengenai Juknis Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam.

Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU merupakan acuan pengelolaan dana BOPTN yang digunakan bagi pelaksanaan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Pengelolaan dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang dilaksanakan sebelum Keputusan ini ditetapkan dinyatakan tetap berlaku, dan untuk selanjutnya tunduk kepada ketentuan dalam Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN PenelitianPada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU.

Pada saat Keputusan ini mulai berlaku, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam 2951 Tahun 2017 tentang Pengelolaan dana BOPTN Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam
Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam

Berdasarkan amanah dari Undang-Undang No 20 Tahun 2003 pasal 20 dan UU No 12 Tahun 2012 Pasal 5, perguruan tinggi bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan yang diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.
Pada tataran praktis bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari persaingan antarbangsa di satu pihak dan kemitraan dengan bangsa lain di pihak lain. 

Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya saing bangsa dan daya mitra bangsa Indonesia dalam era globalisasi, diperlukan Pendidikan Tinggi yang mampu mewujudkan dharma pendidikan, yaitu menghasilkan intelektual, ilmuwan dan/atau
Profesional yang berbudaya, kreatif, toleran, demokratis, dan berkarakter tangguh, serta berani membela kebenaran demi kepentingan bangsa dan umat manusia.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Kementerian Agama sebagai penyelenggara pendidikan tinggi keagamaan Islam mengalokasikan bantuan melalui Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) sebagai amanat dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Dalam Pasal 89 ayat (5), ayat (6), dan ayat (7) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.dinyatakan bahwa:
  1. Pemerintah Mengalokasikan dana bantuan operasional PTN dari anggaran fungsi Pendidikan.
  2. Pemerintah mengalokasikan paling sedikit 30% (tiga puluh persen) dari dana sebagaimana dimaksud pada ayat (5) untuk dana Penelitian di PTN dan PTS.
  3. Dana Penelitian sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dikelola oleh Kementerian.

Dalam penjelasan pasal 89 ayat (5) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dinyatakan bahwa yang dimaksud dengan “dana bantuan operasional” adalah dana Kementerian di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk membantu biaya operasional layanan Tridharma.

Pada perguruan tinggi keagamaan Islam, kegiatan penelitian sangat terkait dengan pelaksanaan publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat, dan acuan bagi pengelolaan dana BOPTN Penelitian pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam diperlukan untuk menjamin efektifitas, efisiensi, ketepatan sasaran, dan kegunaan penggunaan dana BOPTN Penelitian yang digunakan untuk pelaksanaan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Maksud dan Tujuan
1. Maksud
Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dimaksudkan untuk memberikan penjabaran lebih lanjut mengenai tata kelola dan operasionalisasi dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam sehingga dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang terkait.

2. Tujuan
Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam bertujuan untuk menjamin efektifitas, efisiensi, ketepatan sasaran, dan kegunaan pelaksanaan dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Itulah Penjelasan singkat mengenai Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam

Download Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Pdf

Baca Juga :

Beasiswa Doktor Kemenag Akan Dibuka Bulan Mei 2019

0 Response to "Kepdirjen Nomor 702 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOPTN Penelitian Pada Perguruan Tinggi Keagaaman Islam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel